Hot Todays

Tampilkan postingan dengan label KAMPUNG INGGRIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KAMPUNG INGGRIS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2012

Kursus Bahasa Inggris ? Ke Pare aja..!

Kampung Inggris Pare, Cerita menarik dari Mas Fahmi Ulumuddin ini wajib dibaca, Dulu bahasa inggris adalah momok bagi saya, saya beranggapan bahasanya orang munafik karena lain tulisan lain di lisan, sebab pandangan jongkok seperti itulah sedari kelas satu
MI sampai 3 Aliyah, Bahasa inggris saya bisa di bilang jeblog, nilai ulanganpun tak pernah lebih dari cukup ditambah guru guru  bahasa inggris saya killer… ohhh,,, pelajaran bahas inggris menjadi sebuah siksaan bagi saya selama di dalam kelas.
Pencerahan baru datang setelah saya lulus dari jenjang menengah atas beberapa bulan yang lalu, tepatnya setelah tes di dua di perguruan tinggi negeri, hasilnya tak satupun di terima, sebabnya.. bahasa inggris saya merangkak, :) . untunglah pencerahan itu datang walaupun terlambat seperti saat ultramen sudah kalah babak belur dan lampu di dadanya berkedip kedip merah kemudian tiba-tiba semangatnya menggelora hingga mampu mengalahkan monster sebagai musuhnya. saya ingin kuliah, saya ingin meneruskan pendidikan saya, dan setiap tes mesti saja ada tes bahasa inggris. karena itu dengan sangat terpaksa saya berusaha belajar bahasa yang satu ini, tapi pada akhirnya benci saya pada bahasa ini menjadi cinta.
“di setiap benci ada cinta”

 Tercium harum semerbak dedaunan yang baru saja berfotosintesis terkena pantulan mentari pagi, dari becak yang tengah berjalan lambat, aku menikmati suasana pagi hari kediri jawa timur, duduk bersama dengan temanku yang masih tak percaya kalau nyatanya kami sampai ke jawa hanya untuk mempelajari bahasa Inggris, terbesit sebuah tanya dalam hati “aneh memang dunia ini, ingin belajar bahasa inggris tapi pergi ke jawa timur?”. 
Di becak ini saya dan teman melepas penat setelah 15 jam perjalanan di dalam gerbong kereta ekonomi jurusan senen-surabaya, saya berpuas diri menyelonjorkan kaki di becak ini, di dalam gerbong saya tak bisa berkutik, mau buang air kecilpun susah, karena toiletnya juga penuh sesak oleh penumpang.
Mentari mulai merangkak naik tersembul dari balik kebun tebu yang tak habis-habisnya, oh inikah jawa seperti yang mas pram ceritakan di bumi manusia, batang-batang tebu yang mengundang si hidung mancung mengalahkan raja raja tanah air, dan kini aku melihat kebun kebun itu dengan mataku, menciumi harum bekas bekas pengangkutan gula dari kota ini ke eropa.dan melalui kebun kebun itu aku tahu kalau telah sampai di tempat tujuanku, Pare si Kampung Inggris.
Saat turun dari becak, saya terkesiap melihat orang - orang berlalu lalang dengan sepeda, banyak sekali, dan sebagian besar menggunakan sepeda, dan yang lainnya berjalan. mereka semua membawa buku modul bahasa inggris. terlihat senyuman mengembang di wajah mereka, ada yang berjalan sambil mengobrol dengan bahasa di film-film hollywood. kudengar sayup-sayup seseorang berkata  “what’s up bro?” saat berpapasan dengan kawannya. Aku tersenyum lebar, tak kuasa menahan hasrat untuk langsung belajar di kampung inggris ini, menjadi terkenal seantaro indonesia karena banyak lembaga kursus bahasa inggris di sini, semuanya murah meriah, berbaur dan penuh persaudaraan, tua muda, bahkan aku satu asrama dengan seorang bapak dua orang anak yang jauh-jauh dari riau untuk belajar bahasa inggris karena dalam waktu dekat ia akan ke eropa. Indahnya Pare.
Kejutan-kejutan lain datang silih berganti, belajar di pare tak seperti belajar di sekolah di sini aku hidup dalam crazy English, don’t be ashamed, just speak what do you want to. don’t give even think about grammar!!!!” hee. . saya belum berlanjut ke tingkat writing, entah benar atau tidak. di sini saya laksana bayi yang baru belajar bicara, grammar dikesampingkan, para guru berkeyakinan belajar bahasa inggris lebih efektif jika langsung bicara, praktek praktek dan praktek bicara  terus di bimbing oleh tutor yang bicaranya cas cis cus, sesekali kami nonton film hollywood dengan bahasa slanknya atau mendengarkan radio BBC dengan britishnya.
Seluruh desa, adalah tempat belajar, ladang, kebun, halaman, tak hanya di dalam kelas, bahkan dalam pelajaran drama berbahasa inggris aku dan kelompokku belajar di pekuburan desa ini, hiiiii. serem. tapi itulah kenyataan, suasana seperti itulah yang membuatku jatuh cinta pada bahasa ini, sayang hanya ada dana untuk belajar satu, mencari dana tambahan tak cukup waktu. ke Bali tak tergapai, hanya sebulan saya berkesempatan mengecap metode belajar bahasa inggris yang luar biasa berbeda serta hidup di desa yang jauh dari bising kota, di desa yang bersih dari polusi, di desa Tulungrejo-Pare-Kediri - Jawa Timur. di sini juga saya bersahabat dengan teman-teman dari pelosok indonesia, sabang sampai merauke, berkumpul dan menyatu dalam cinta, walau belum mampu menggapai tes TOEFL atau IELTS yang kursus persiapannya banyak dilaksanakan di desa ini. tak apalah, di pare banih cintaku pada bahasa inggris mulai tumbuh menjadi tunas-tunah yang indah.
>>> to all my best friends I do love, do miss u  ..!


Cerita menarik ini juga dapat dibaca di blog sang empuhnya http://warsimi.blogspot.com/2012/03/cintaku-tumbuh-di-pare.html

Minggu, 12 Februari 2012

Pare, Kampung Inggris ( Sebuah Pengalaman Sahabat )

Kampung Inggris, Kami menemukan sebuah artikel menarik tentang Kampung Inggris Pare di blog sahabat yang beralamat di http://www.englishindo.com/2011/01/pare-revealed.html, Berikut ini Artikelnya: Pare, begitulah konon nama sebuah Kecamatan
yang strategis terletak diantara 4 Kabupaten: Kediri, Jombang, Malang dan Nganjuk Jawa Timur. Namanya samar-samar namun begitu terkenal hingga ke sudut pelosok negeri kita. Entah mengapa begitu terkenal, saya sendiri tak pernah mengetahui jimat dibalik nama Pare ini. Keyboard ini seakan tahu bahwa Pare dikenal sebagai Kampung Bahasa Inggris. Andai boleh berbangga diri, Pare bisa saja menjuluki dirinya sebagai England of Indonesia. 
Namun bagi saya, yang pernah jalan-jalan sebentar disana, Pare tidaklah berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia..Bagaimanapun, catatan yang paling saya ingat adalah, bahwa Pare memang benar-benah sebuah daerah yang sesak dengan kursusan bahasa, tidak hanya bahasa Inggris, tapi juga masih banyak lagi dari Kursusan bahasa Prancis, Spanyol, Arab, Mandarin, Jepang apalagi Korea. Sejauh yang saya tahu, ada setidaknya tiga Desa yang memiliki ciri kursusan disana, Tulungrejo, Palem dan Pare sendiri, sangat ramai untuk sebuah Desa meski sepinya sama saja seperti desa-desa lain di Indonesia. Maaf, saya tidak sedang berpromosi, hanya sekedar bercerita apa adanya.


Cerita lanjut, setiap waktu, silih berganti, para pendatang—dari yang ingin belajar bahasa, hingga sekedar menghabiskan masa liburan saja, dari tingkat SLTA hingga tingkat S2 (saya belum menemukan S3)—semua ada disana. Manusia disana sangat beragam, dari hitam, putih, tinggi, pendek, cantik, ganteng, hingga yang jelek pun juga ada. 
Jika tak jeli, anda pasti tak bisa membedakan mana penduduk asli dan mana pendatang.Tidak seperti di daerah perumahan elit, dimana untuk menemukan sebuah rumah kita harus paham nomor dan blok apa, di Pare kita hanya cukup mengenal nama rumah tersebut. Hebatnya lagi, kita tak perlu nanya RT jika kita mencari sebuah rumah disana. Karena disana hanya mengenal House sebagai simbol rumah mereka. Tidak ada kos-kosan, tidak ada kontrakkan, sekali lagi yang ada hanya House. Untuk kedua kalinya, MAAF saya tidak sedang berpromosi, hanya sekedar bercerita apa adanya.


Lanjut cerita, Dari sekian banyak kursusan bahasa disana, memang benar tempat kursus paling banyak adalah kursusan bahasa Inggris, sehingga jangan heran jika Pare dikenal dengan kampung bahasa Inggris. Singkatnya, banyak tempat kursus handal yang bisa membimbing anda dalam meningkatkan kemampuan anda. Semisal jika sobat-sobit semua ingin memperdalam kemampuan vocabulary, sobat sobit bisa kursus di HARVARD, tempat kursus yang tenar dengan sehari 100 kata. Jika sobat-sobit ingin memperlancar kemampuan speaking, sobat-sobit bisa private langsung dengan Mr. Tantowi, lulusan Amerika sebulan Cuma 100 ribu saja, atau bisa juga berlama-lama bersama Mr. Kalend sesepuh Pare sekaligus Chief of BEC yang namanya tak asing lagi bagi Turis di Djogja dan sekitarnya. 
Selain itu nama-nama seperti MAHESA INSTITUTE, DAFFODILS, BRIGHT, BECC, RHiMA dan masih banyak lagi bisa saja dicoba untuk belajar bercakap-cakap disana. Lalu, jika sobat-sobit ingin mengasah kemampuan Grammar, maka tentu SMART ILC  tempat yang paling utama, meski nama-nama seperti KRESNA perlu dipertimbangkan juga. Untuk ketiga kalinya, MAAf, saya tidak sedang berpromosi, hanya sekedar bercerita apa adanya.


Continue saja, jika sobat-sobit ingin mendapatkan ijazah D2 dalam waktu yang hanya 1 tahun, dengan opsi penambahan kuliah 2 tahun di Universitas Wahid Hasyim Jombang, maka sobat-sobit bisa datang ke MAHESA; sebentar dan ringan biaya tentunya. Terus, Jika mungkin ada yang tertarik belajar Writing dan Translating, menurut saya ELFAST lah tempat yang pas buat anda. Sungguh banyak opsi yang ditawarkan, membingungkan atau malah menyenangkan. Semua itu hanya sepenggal nama-nama kursusan di Pare yang masih membenak di kepala saya. Kira-kira 7 tahun silam lamanya, jika cerita diatas berbeda dengan kondisi dan situasi Pare sekarang ini, maka wajarlah adanya. Karena untuk yang terakhir kalinya, saya tidak sedang berpromosi, hanya sekedar bercerita apa adanya.


Satu hal yang perlu di Ingat; Jika saat semua kursusan libur, yaitu pada hari sabtu dan minggu seperti biasa, Goa Surowono patut anda rasakan sendiri sensasinya. Tanyakan saja jika anda berada disana.


Khusus untuk Ladies (yang berkumis dan berjenggot tidak termasuk), jangan pernah keluar diatas jam 09.00,- itu aturan disana.


“I am not promoting Pare, just retelling its story…


APA ADANYA…


Anda punya pengalaman menarik ketika di Kampung Inggris, Kirim ceritanya ke mediapare@gmail.com untuk dimuat di www.KampoengInggris.com

Kamis, 26 Januari 2012

Never Ending to Learn (Memetik Spirit dari Kampung Inggris)

Kampung Pare, Berikut ini sebuah cerita dan artikel menarik dari Bapak Abdul Salim, Guru PAI dan Bahasa Arab di SD Al Muslim Cabang Jawa Timur, ketika mendampingi siswa-siswinya mengisi liburan edukatif di Kampung Inggris Pare yang juga di muat di surya.co.id. Berikut ini coretan beliau:
Libur semester gasal tahun ini (25 Desember 2011- 4 Januari 2012) kami mendampingi siswa-siswi SD, SMP, dan SMA Al Muslim ke Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Mereka mengikuti English Holiday Program di Desa Tulungrejo yang terkenal dengan Kampung Inggris. Yeach, very interesting! Dapat dipastikan, mereka yang berkunjung ke sana pasti mendapat pengalaman mengesankan dan spirit yang baik. Setidaknya seperti yang tertulis di aksesori dari Pare, “Never Ending to Learn”. Itu merupakan spirit yang mencerminkan visi misi hidup long life for education, belajar sepanjang hayat. Hebat dan tentu dapat membuat kita semakin bersemangat.

Kampung Inggris tentu tak serta merta menjadi kampung pembelajar. Sebagai buktinya, sejak terbit fajar hingga malam menyelimuti, kampung ini tak pernah sepi dari kegiatan pembelajaran. Jadi bukan isapan jempol tawaran yang tertulis dalam brosur, baliho, dan spanduk yang menawarkan beragam program belajar bahasa asing. Grammar, Speaking, Communication, dan lainnya betul-betul terimplementasikan dalam beraktivitas. Hal ini kian marak dengan berlalu lalangnya para pejalan kaki, pengayuh sepeda onthel, dan sebagian pengendara sepeda motor yang sesekali berdialog dalam bahasa Inggris.

Itulah cermin belajar dan belajar yang merupakan habit hebat. Alangkah hebatnya jika kita berupaya untuk menerapkan di lingkungan kita masing-masing. Semangat kampung Inggris tak lepas dari peran KH. Ahmad Yazied bin KH Abdul Qohhar (Alm) yang konon pengasuh pondok pesantren Darul Falah, bermukim di Anyelir 54. Rumah belajar itu kini telah berubah menjadi Ahmad Yazid Center dengan Nano English Program yang juga menambah semarak Desa Tulungrejo. Saya sepakat, bahwa berkat talenta KH Ahmad Yazid yang menguasai delapan bahasa dunia adalah embrio kampung Inggris. Embrio inilah yang melahirkan bayi Basic English Course yang didirikan Mr Kalend (1977) yang secara resmi menjadi lembaga kursus pada tahun 1992.

Itulah Desa Tulungrejo, kampung yang pernah disinggahi Clifford Gertz, sosiolog Jerman, saat meneliti budaya Jawa pada tahun 1950-1960 yang menghasilkan karya fenomenal The Religion of Java (1964). Gertz membagi tiga golongan masyarakat Jawa dalam santri, abangan, dan priyayi. Berdasarkan penuturan Saifullah Yazid dan Abdul Syakir, keduanya putra pertama dan keempat Kyai Yazid, panggilan KH. Ahmad Yazid, bahwa golongan santri itu diwakili masyarakat Desa Tulungrejo, abangan diwakili daerah utara, dan priyayi diwakili daerah Kota Pare saat itu.

Kini, justru daerah santri ~dimana Gertz sering berinteraksi dengan Kyai Yazid yang juga menguasai Bahasa Jerman. itu mampu mengharu birukan dan membanggakan Pare. Sebab di desa itu telah tumbuh dan berkembang kursus bahasa asing yang tidak kurang dari 150 lambaga kursus. Tidak hanya di Desa Tulungrejo, namun kini di Desa Palem yang terletak di utara Tulungrejo juga terimbas dengan berdirinya lembaga kursus. Walau ada yang mengesankan, bahwa berbahasa Inggris di sana dengan aksen Jawa. Ya, yang penting understanding kawan!

Lawatan ke Tulungrejo Pare pasti tak akan terlupakan, sebab kita merasakan habitnya yang luar biasa. Habit itu yaitu semangat belajar dan pantang malu untuk bisa. Terbukti di sepanjang Jalan Anyelir (sebagai embrio dan janin Kampung Inggris), Jalan Brawijaya (sebagai jalan protokol yang terletak di selatan jalan Anyelir),  Jalan Seruni (di utara Jalan Anyelir yang masuk Dusun Tegalsari Desa Palem),  Jalan Veteran (yang merupakan jalur Bus antar kota), serta jalan-jalan kampung dan sekitarnya kita jumpai kelompok belajar dan aktivitas pembelajaran. Tidak peduli apakah anak-anak, remaja, orang tua, bahkan pemilik serta penjaga warung-pun, terutama yang dekat dengan BEC, berinteraksi dengan menggunakan bahasa Inggris.

Semua berlalu lalang, bercengkrama dan bersendaugurau dengan bahasa Ingris. Lebih-lebih para murid yang menuntut dirinya untuk bisa berbahasa asing. Paktis, kontektual, dan menakjubkan. Budaya itulah yang tidak bisa kita hargai dengan uang yang kita keluarkan untuk mengikuti kursus di Kampung Inggris. Oleh itu desa ini patut kita sebut sebagai Desa Berkarakter. Sebab desa ini memiliki semangat belajar yang tak pernah pudar dan semangat juang yang tak pernah usang. Sehingga kita semua, terutama yang ingin belajar di sana, akan menemukan komunitas pembelajar yang luar biasa. Itulah semangat belajar dan pantang malu untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

Guru PAI dan Bahasa Arab di SD Al Muslim Cabang Jawa Timur
agussalim.sim99@yahoo.com 

Minggu, 22 Januari 2012

Panduan Rute dan Peta Menuju Kampung Inggris

Kampung Inggris, Periode masuk tinggal sebentar lagi, Jika Kamu masih binggung rute menuju Kampung Inggris Pare, berikut ini PIKIP (Pusat Informasi Kampung Inggris Pare) melalui website www.KampoengInggris.com mempersembahkan info singkatnya :

MELALUI UDARA

Dari Bandara JUANDA naik bus DAMRI ke terminal bus BUNGURASIH. Dari terminal bus BUNGURASIH naik bus jurusan PARE, turun di perempatan TULUNGREJO lalu naik becak ke tempat
kursus yang anda pilih.
Dari Bandara SOEKARNO HATTA naik bus ke stasiun GAMBIR, lalu naik kereta api jurusan JAKARTA-SURABAYA via Selatan lalu turun di stasiun JOMBANG. Dari Jombang naik angkot/bus jurusan PARE. Turun di perempatan TULUNGREJO lalu naik becak ke tempat kursus yang anda pilih.


MELALUI DARAT DENGAN KERETA API

Naik kereta api jurusan JAKARTA-SURABAYA via Selatan lalu turun di stasiun JOMBANG. Dari Jombang naik angkot/bus jurusan PARE. Turun di perempatan TULUNGREJO lalu naik becak ke tempat kursus yang anda pilih.
Dari JAKARTA Pasar Senin naik KA jurusan MALANG turun stasiun KEDIRI. Dari Stasiun KEDIRI naik becak ke Halte bis Toyota (bayar max. 7rb). Dari Halte tunggu bis besar Jurusan Surabaya yang lewat Pare (hati2 jangan sampe keliru bis yang lewat Kertosono) / naik bis  warna biru (PUSPA INDAH) jurusan MALANG turun di BEC PARE ( bayar max. 5 rb), lalu naik becak ke tempat kursus yang anda pilih.
Dari terminal bus BUNGURASIH naik bus jurusan PARE, turun di perempatan TULUNGREJO lalu naik becak ke tempat kursus yang anda pilih.

LAUT

Dari pelabuhan TANJUNG PERAK Surabaya, naik bus kota ke terminal bus BUNGURASIH. Dari terminal bus BUNGURASIH naik bus jurusan PARE, turun di perempatan TULUNGREJO lalu naik becak ke tempat kursus yang anda pilih.




Peta Kampung Inggris



Keterangan Peta:

Warna biru : BEC (Basic English Course)

Warna Merah : Tugu Garuda

Garis Hijau : Perkampungan Bahasa Inggris Pare

Jika Kamu masih binggung dengan panduan dan peta yang kami berikan, Kamu bisa menggali info lebih dalam di website-nya Duta Pare di www.kampunginggris.co.id yang mengulasnya lebih lengkap disertai dengan tarif kendaraannya.

Rabu, 18 Januari 2012

Liburan Edukatif di Kampung Inggris Pare Kediri

Kampung Inggris, Admin KampoengInggris.com sedang Blog Walking, eh.. yadalah menemukan Artikel menarik yang memabahas serunya liburan di Kampung Inggris Pare, artikel di blog sahabat Annamaniac yang di publish di vivanews dan 
beralamat asli di http://mainmakanminum.blogspot.com/2011/12/liburan-edukatif-di-kampung-inggris.html Berikut ini artikelnya: Apakah anda pernah mendengar tentang Kampung Inggris? Ini adalah sebuah kawasan yang berdiri sejak puluhan tahun lalu berisi puluhan tempat kursus bahasa Inggris di Desa tulungrejo, Pare, Kediri-Jawa Timur. Kini kampung Inggris bisa dibilang sebagai lokasi kursus bahasa Inggris terbesar di Indonesia! Wow... Ada berbagai macam jenis kursus di sini, mulai persiapan TOEFL, melancarkan Speaking, memantapkan Grammar dan Translation atau sekedar Daily Conversation. Sesuaikan sendiri dengan kebutuhan anda.

Sobat Annamaniac juga memberikan gambaran rute menuju Kampung Inggris, seperti berikut ini: Lalu bagaimana caranya menuju Kampung Inggris? Kita bisa ke sana naik bus, kereta ataupun pesawat. Tapi yang lebih mudah dan murah tentu saja naik kereta, dari stasiun Jatinegara atau Pasar Senen. Dari stasiun Kediri, bisa berjalan kaki (1,5km) atau naik becak (Rp.10.000,-) ke Bhayangkara. Dari sini tinggal naik angkutan jenis elf langsung ke kampung Inggris selama 30 menit dan membayar Rp.10.000,-. Mudah khan? (Untuk rute dari daerah lainnya bisa cari disini www.KampungInggris.co.id)


Beliau juga menjelaskan periode yang tepat ke Kampung Inggris, serta akomodasi di Pare, yuk simak bersama-sama; Kapan saat yang tepat untuk ke Kampung Inggris? Mayoritas kursus dimulai tiap tanggal 10 dan 25 tiap bulannya. Jadi, pastikan anda sudah tiba di sana 2-3 hari sebelumnya. Akan lebih baik pula bila anda sudah mendaftar dan mentransfer uang pendaftaran sesuai kursus yang akan diambil (ada lembaga yang melayani pembayaran via transfer atau juga bisa mendaftar melalui jasa konsultan kursus dan guide untuk di daftarkan dan di carikan tempat tinggal). Jangan ambil resiko datang tanpa persiapan matang dan waktunya mepet. 

Anda tidak perlu kuatir untuk masalah akomodasi dan konsumsi karena banyak pilihan yang tersedia. Untuk akomodasi, kita bisa memilih tipe kos atau kamp dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Harganya bervariasi dengan kisaran Rp.100.000,- hingga Rp.500.000,-. Camp tentunya lebih nyaman, karena selain memiliki fasilitas yang lebih lengkap juga menyediakan English Area dan kelas tambahan pagi-sore. Konsumsi pun takkan menjadi masalah, karena banyak sekali tersedia warung makan di sini, mulai yang standar hingga yang nyaman untuk nongkrong. Untuk 3 kali makan sehari anggarkan saja sekitar Rp.15.000,- hingga Rp.30.000,-. Murah bukan?

Dijelaskan pula beberapa wisata menarik di sekitar Kampung Inggris, berikut ini penjelasannya: Selain tawaran liburan edukatif dengan kursus bahasa inggris, Pare juga menawarkan sensasi liburan lain yang menarik. Kita bisa bersepeda mengunjungi Gowa dan Candi Surowono, Landmark Kediri yang sangat mirip dengan Paris, berenang di kolam renang hingga berwisata kuliner di alun-alun. Bosan di sekitar Kediri, anda pun bisa ke Malang dan Batu, mampir di Jatim Park atau pulau Sempu. Alternatif lainnya yang lebih jauh adalah Gunung Kelud, Gunung Bromo hingga Bali. Menarik bukan? Kapan lagi anda dapat menghabiskan liburan sekolah/ kuliah dengan kegiatan edukatif selama sebulan berbiaya kurang dari Rp.1.500.000,-? Kemampuan bahasa Inggris meningkat, teman-teman dari seluruh Nusantara bertambah, pengalaman menarik pun semakin banyak. Ayo!  ke Kampung Inggris Pare.. 

Bagaimana cerita dari Sobat Annamaniac ini, Menarik Bukan? Ayo! liburan dan belajar bahasa inggris di Kampung Inggris Pare

Minggu, 15 Januari 2012

Durasi Kursus Di Kampung Inggris

Kampung Inggris, Berapa lama sih waktu yang dibutuhkan untuk bisa menguasai bahasa inggris jika kursus di Kampung Inggris? sebuah pertanyaan yang sangat sering diutarakan oleh calon peserta kursus kampung inggris yang sebelumnya sudah pernah kursus di tempat lain
(bahkan banyak juga yang sudah pernah kursus di lembaga-lembaga ternama) namun belum kunjung berhasil menguasai bahasa inggris sesuai yang di harapkan.

Untuk bisa menguasai kemampuan dasar atau level basic biasanya rata-rata peserta kursus memerlukan waktu sekitar 1 bulan dengan fokus mengambil program grammar atau speaking saja, artinya jika kamu ingin menguasai kemampuan dasar bahasa inggris untuk speaking dan grammar sekaligus maka membutuhkan waktu sekitar 2 bulan. Jika ingin lebih Jago, kamu bisa mengambil program kursus yang berdurasi minimal 3 bulan atau bahkan yang minimal 6 bulan. Pada tahap ini kamu bisa mulai memperbanyak variasi dan level program yang diambil. Misalnya jika pada bulan pertama kamu fokus membentuk dasar speaking, sekarang kamu bisa mulai menambah grammar, pronunciation, public speaking, translate dll. Idealnya semakin lama kamu belajar, dan semakin terintegrasi program yang kamu ambil maka semakin baik pula hasil yang kamu peroleh.

Umumnya peserta kursus di Kampung Inggris Pare sudah cukup mahir menguasai bahasa inggris hanya dengan belajar selama 3 bulan saja, dan cukup matang jika belajar selama 6 bulan, menjadi master hanya dengan menempuh pendidikan selama 9 bulan. Namun tentu saja ini juga tergantung dari individu dan kesungguhan masing-masing dalam belajar bahasa inggris.

Jumat, 13 Januari 2012

MENENTUKAN PERIODE MASUK DAN LAMA BELAJAR DI KAMPUNG INGGRIS

Kampung Inggris, Durasi waktu yang kamu miliki menjadi salah satu faktor penting dalam perencanaan belajar di kampung inggris pare.  Sebelum ke kampung inggris pare,  ada beberapa hal yang perlu kamu tetapkan adalah di periode masuk mana Kamu akan mengikuti kelas dan
durasinya berapa lama serta lembaga kursus mana yang akan kamu ambil dan cocok dengan waktu yang kamu miliki untuk kursus bahasa inggris di pare. Karena kursus di kampung inggris kamu tidak bisa asal masuk dan keluar sesukanya lho.. Karena ada kalender akademik di setiap lembaga kursus di kampung inggris Pare. Banyak lembaga kursus yang memulai kelasnya pada tanggal 10 dan 25 setiap bulannya, ada pula yang membuka program setiap tanggal 3 dan 14 setiap bulannya, dan beberapa lembaga besar membuka program hanya di periode waktu tertentu yaitu pada tanggal 1 Februari (masuk 1 Maret), 1 Mei (Masuk 1 Juni), 1 Agustus (Masuk 1 September), dan 1 November (Masuk 1 Desember). Jadi kamu gak akan bisa masuk selain di tanggal itu. Banyak kejadian peserta yang datang diluar tanggal tersebut akhirnya harus nganggur dulu untuk menunggu  kelas dimulai, Waktu kamu bisa terbuang sia-sia disana. Jadi aturlah waktu kamu satu atau dua hari sebelum kelas dimulai kamu sudah tiba di Kampung inggris pare.

Pilihlah Durasi Kursus Sesuai Waktu yang Kamu Miliki

Sebagian besar lembaga kursus membagi durasi programnya per 2 minggu dan 1 bulan dan memulai kelasnya setiap tanggal 10 dan 25. Misalnya kamu masuk tanggal 10 maka ujian akan dilaksanakan pada tanggal 23 atau 24. Namun ada juga lembaga kursus yang hanya membuka kelas setiap tanggal 10 saja (durasinya per bulan).

Di kampung inggris, ada lembaga kursus yang membuka durasi minimal 6 bulan adalah BEC. Di lembaga kursus tertua di kampung inggris ini, pendaftaran hanya dibuka 4 kali setiap tahunnya. Yaitu pada tanggal 1 Februari, 1 Mei, 1 Agustus, dan 1 November. Buat kamu yang memiliki waktu 6 bulan atau lebih, disarankan untuk mengambil program  ini. Ada pula yang durasinya minimal 3 bulan yaitu HEC1, HEC2, dan EECC, jika telah lulus selama 3 bulan di lembaga-lembaga ini kamu bisa melanjutkan ke BEC ke level TC, karena memang ketiga lembaga ini punya kerjasama dengan BEC dan bisa disebut juga sebagai cabang BEC, biasanya lembaga HEC1, HEC2, dan EECC menjadi pilihan alternatif bagi peserta kursus yang tidak keterima masuk di BEC karena kelas sudah penuh.

Rabu, 11 Januari 2012

HIRUK PIKUK KAMPUNG INGGRIS PARE

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Kota Pare Kabupaten Kediri sebenarnya sama dengan kota-kota lain di Indonesia, Pare hanyalah sebuah kota kecamaan kecil yang berada di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Hal yang membuat kota Pare terkenal adalah karena banyaknya lembaga kursus bahasa
asing terutama bahasa Inggris sehingga terkenal dengan sebutan Kampung Inggris.
Jargon Kampung Inggris yang melekat didukung tak kurang dari 107 lembaga kursus bahasa Inggris yang ada di Pare, Dusun Singgahan - Desa Pelem dan Desa Tulungrejo. Cikal bakal keberadaan Kampung Inggris ini dimulai dengan adanya lembaga kursus bahasa Inggris yang bernama Basic English Course (BEC) yang didirikan sejak tahun 1980an oleh Mr Kalent. Seiring berkembangnya waktu muncul lembaga-lembaga kursus yang lain bak jamur di musim penghujan.
Orang-orang yang datang ke Kampung Inggris tidak hanya masyarakat dari kawasan Kediri. Gaungnya yang begitu kencang dan terkenal membuat orang dari seluruh penjuru Indonesia dari Sabang sampai Merauke datang ke Kota Pare. Tak mengherankan dalam suatu periode tertentu ada pendatang dengan kelompok besar dan membuat suatu himpunan dengan nama daerah asal mereka. Yang paling terkenal adalah kumpulan orang Sulawesi.
Alasan utama ke Kampung Inggris tentu saja ingin mendalami bahasa Inggris. Bagi mereka pelajaran bahasa Inggris yang di dapat di bangku sekolah sampai bangku kuliah belum mumpuni melawan globalisasi. Kebanyakan alasan mereka mendalami bahasa Inggris untuk melanjutkan studi, terutama studi lanjut program master dan doktoral di luar negeri. Salah satu persyaratan yang harus mereka penuhi adalah harus meraih nilai TOEFL atau IELTS tertentu sehingga mereka dapat memperoleh beasiswa.
Alasan lain yang dipertimbangkan adalah biaya hidup yang murah, sebagai contoh biaya makan untuk satu porsi berkisar antara Rp 3 ribu rupiah sampai Rp 7 ribu rupiah dan juga tempat kos yang murah berkisar antara Rp 100 ribu rupiah sampai Rp 450 ribu rupiah tergantung fasilitas yang ditawarkan oleh masing-masing rumah kos.
Progam yang ditawarkan oleh lembaga kursusan di Kampung Inggris ini dibuka sepanjang tahun biasanya di tanggal 10 dan 25 setiap bulan. Ada kalanya suatu lembaga kursus harus membatasi jumlah pendaftar karena keterbatasan tempat dan tenaga pengajar. Sedangkan jumlah pendaftar sudah melebihi kuota yang bisa ditangani oleh suatu lembaga kursus. Hal ini terjadi saat liburan semester genap setiap tahun ajaran. Mulai dari siswa SMP, SMU, mahasiswa perguruan tinggi, tenaga pendidik yang mendatangi Kampung Inggris untuk memperdalam penguasaan bahasa Inggris.
Untuk menghindari over kuota biasanya para penuntut ilmu bahasa Inggris yang berjumlah ratusan ini melakukan pemesanan program jauh-jauh hari. Dengan begitu harapan mendapatkan tempat kursus yang diinginkan menjadi lebih besar.
Setiap hari jalanan di Kampung Inggris tak pernah sepi dari hilir mudik orang-orang yang membawa sepeda. Mereka singgah dari satu tempat ke tempat yang lain. Orang-orang ini seperti tidak pernah lelah dalam menuntut ilmu di Kampung Inggris. Semangat mereka terus berkobar walau harus merasakan teriknya paparan sinar matahari atau melawan hawa dingin di pagi hari.
Jangan heran saat datang ke Kampung Inggris banyak orang menggowes sepeda hilir mudik. Memang kebanyakan orang-orang yang datang ke Kampung Inggris menyewa sepeda sebagai alat transportasi selama mengikuti kursus. Sepeda sudah menjadi kebutuhan primer bagi orang-orang yang mengambil kursus bahasa Inggris di Kampung Inggris.

Oleh: FIKRI KHAIRUL ABROR Tutor Bahasa Inggris di English Language as Foreign Application Standard
fikri.abror@gmail.com
Artikel ini juga dimuat di Surya.co.id

Sabtu, 31 Desember 2011

TAHUN BARU DI KAMPUNG INGGRIS ( KAMPUNG BAHASA )

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Tret tet treeeettttt Sebentar lagi akan terjadi pergantian tahun, dan seperti sudah diketahui secara luas di malam pergantian tahun sebagian besar masyarakat (khususnya masyarakat kota) merayakan yang namanya perayaan malam tahun baru, lalu apa yang menarik di Kampung Bahasa Inggris saat malam pergantian tahun?, berikut ini KampoengInggris.com
akan menyajikan ulasannya untuk Anda warga dan pelajar di Kampung Bahasa Inggris Pare dan juga untuk Anda calon pelajar yang tertarik untuk menimbah ilmu bahasa di Pare.

Sebernarnya tidak banyak hiburan yang tersedia di Kampung Bahasa Inggris, ya maklum saja namanya juga kampung, namun bagi Anda yang inggin merayakan malam pergantian tahun (malam tahun baru) di Kampung Inggris Anda bisa mengunjunggi beberapa tempat tongkrongan warga kota Pare dan Kediri, berikut ini beberapa tempat diantaranya:
  1. Taman Tamrin, taman ini adalah alun-alunnya kecamatan kota Pare, tempat ini selalu ramai dikunjungi warga pare dan juga peserta kursus di kampung inggris setiap hari libur (sabtu-dan minggu) puncak keramaiannya adalah pada malam minggu. Dan di malam tahun baru juga menjadi pusat perayaan malam tahun baru bagi warga kecamatan Pare dan peserta kursus.
  2. Tugu Garuda (GP = Garuda Park), Ditempat ini memang menjadi tongkrongan favorite bagi anak muda dan peserta kursus Kampung Inggris, dan sudah seperti sebuah kewajiban bagi peserta kursus untuk kumpul-kumpul di Tugu Garuda atau yang populer di sebut Garuda Park atau GP di kalangan peserta kursus Kampung Inggris. Pada malam tahun baru tempat ini juga ramai dipadati peserta kursus kampung inggris dan juga anak-anak muda warga lokal.
  3. Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Nah kalau yang ini adalah ikon-nya kabupaten Kediri dan menjadi tempat pusatnya perayaan tahun baru di kota dan kabupaten kediri, untuk ke SLG harus mengunakan sepeda motor kalau ingin menikmati meriahnya malam tahun baru di Kediri karena jaraknya yang cukup jauh dari Kampung Inggris yaitu sekitar 15 KM.
Ketiga tempat tersebut bisa kamu pilih untuk menikmati meriahnya tahun baru di Kampung Inggris dan kabupaten Kediri, namun ada yang perlu kamu perhatikan adalah setiap malam tahun baru terjadi kemacetan yang cukup panjang dibeberapa titik keramaian (Khususnya di Monumen Simpang Lima Gumul), perhatiakan juga jam malam di kost atau camp Anda jangan sampai pulang lewat jam malam yang berlaku di kost atau camp Anda, sebaiknya mintalah ijin khusus kepada pemilik atau pengelola camp atau kost.


Video Tahun Baru di SLG.

Kami segenap kru Redaksi www.KampoengInggris.com (Pusat Informasi Kampung Bahasa Inggris Pare) mengucapkan Selamat Tahun Baru 2012. 

Detik..demi detik, hari demi hari,hingga bulan demi bulan telah mengusung banyak cerita, suka..duka..menjadi warna nyata dalam hidup kita, tapi biarkan semua menjadi kenangan yang terpahat,kini tahun baru tlah menyambut kita,saatnya kita mengemas kegagalan menjadi kesuksesan, kita buka lembar kisah baru dengan semangat dan keceriaan
Selamat tahun baru 2012

Jumat, 23 Desember 2011

LIBURAN DI KAMPUNG INGGRIS 25 DESEMBER 2011


Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Seperti pada musim liburan yang sudah-sudah, di musim liburan Kampoeng Inggris kali ini pun banjir peserta kursus, baik lembaga kursus besar maupun kecil semuanya PENUH, peserta kursus pada periode masuk 25 Desember ini rata-rata adalah usia anak sekolah SD-SMP-SMA baru sebagian kecil yang sudah mahasiswa, peserta
mahasiswa biasanya ramai pada bulan Januari. Bukan hanya lembaga kursus yang penuh, kost dan asrama/camp pun sudah tak mampu lagi menampung peserta kursus di periode 25 desember ini.

Hal umum yang terjadi saat musim liburan seperti ini adalah banyaknya pelajar yang tidak memperoleh tempat, baik tempat kost maupun lembaga kursus karena sudah penuh, mereka itu umumnya tidak mengerti kalau pada musim liburan wajib booking tempat sebelum datang ke Pare agar mendapat tempat sesuai yang yang diharapkan. Untuk itu bagi anda yang berencana belajar di Pare pada periode 10 Januari dan 25 Januari sebaiknya persiapkan diri anda segera, segera pastikan anda sudah mendapat tempat baik kost/asrama maupun lembaga kursus. Saran PIKIP sebaiknya jangan nekat memaksa datang kepare sebelum memperoleh kepastian ketersediaan tempat, kalau tidak anda bisa pulang dengan gigit jari.

Tips dari pikip “sebulan atau minimal 2 minggu sebelum ikut kursus di Pare sebaiknya booking tempat dulu, pastikan terlebih dahulu mendapat tempat tinggal, setelah itu pastikan lembaga dan program yang anda inginkan masih tersedia, dan lakukan pembayaran saat tempat dinyatakan ada, karena kalau tidak bayar tempat yang anda pesan bisa diambil orang lain, karena yang sudah bayar yang dinyatakan booking sah”. Untuk membooking tempat anda bisa datang langsung ke Pare, titip ke taman atau saudara jika punya teman atau saudara di Pare, bisa juga mengunakan jasa pendaftaran seperti Duta Pare atau ppkk. Selain itu Anda sebaiknya juga mempersiapkan tiket kendaraan menuju pare, karena di musim liburan seringkali tiket sudah habis beberapa hari sebelum hari H.
Semoga tips dari PIKIP ini bisa bermanfaat, pastinya persiapkan segala sesuatunya dengan baik jika hendak ke kampung inggris di musim liburan seperti ini.

Selasa, 13 Desember 2011

SEDIKIT GAMBARAN TENTANG KAMPUNG INGGRIS

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Akhir-akhir ini mulai banyak lembaga kursus yang gencar melakukan promosi untuk menarik minat para calon peserta kursus, baik itu promosi melalui brosur, banner, online dan sebagainya, sedikit banyak hal ini membuat kampung inggris begitu populer dan banyak
yang penasaran dan ingin ke kampung inggris, akan tetapi promosi yang berlebihan dan tanpa di imbangi dengan informasi yang mendetail membuat banyak orang kekurangan informasi dan tidak sedikit pula yang memiliki bayangan sendiri tentang kampung inggris, menanggapi hal ini PIKIP (Pusat Informasi Kampung Inggris Pare) sebagai ujung tombak informasi kampung inggris pare akan kembali menjabarkan apa sih sebenarnya Kampung Inggris atau Kampung Bahasa ini ?

Perlu diketahui bahwa Kampung Inggris / Kampung Bahasa adalah sebuah sebutan atau julukan untuk beberapa desa yang ada di kecamatan Pare kabupaten Kediri, dan Kampung Inggris / Kampung Bahasa bukanlah sebuah nama Lembaga Kursus. Seperti julukannya yaitu Kampung Inggris / Kampung Bahasa di Kecamatan Pare terdapat banyak lembaga kursus bahasa Asing seperti kursus bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, dan Korea, lembaga terbanyak adalah lembaga kursus bahasa inggris, selain kursus bahasa asing terdapat pula kursus keahlian yang lainnya karena Pare sejatinya memang kota Pelajar, ini dibuktikan dengan banyaknya sekolah favorite dan bergengsi ada di Pare, beberapa kursus keahlian yang ada di pare meliputi kursus mengemudi, sempoa, komputer, menjahit dll. Di kecamatan Pare juga tersedia Perguruan Tinggi yang cukup bergengsi di Kediri, seperti perguruan tinggi kesehatan dll.

Suasana Belajar Di Gubuk
Kembali ke Kampung Inggris / Kampung Bahasa, lembaga kursus di kampung inggris umumnya sangat sederhana seperti bangunan rumah biasa, hanya beberapa lembaga saja yang memiliki Gedung yang cukup besar. Lembaga yang tidak memiliki gedung sistem belajarnya santai, dan biasanya kelasnya di gubuk-gubuk serta lesehan, jadi sangat santai, dan ini menjadi ciri khas tersendiri bagi lembaga-lembaga yang menerapkan sistem seperti itu. Namun untuk lembaga kursus yang memiliki gedung yang cukup memadai, kegiatan belajarnya dilaksanakan di kelas seperti di kampus pada umumnya.


Camp Putri
Tempat tinggal di sini tidak sama seperti di kota-kota besar lainnya, jika Anda mencari kost dengan fasilitas AC dan kamar mandi didalam kamar maka Anda tidak akan sulit menemukannya di Kampung Inggris (sejauh ini baru ada 1 kost yang ber-AC dan kamar mandi didalam), Kost di pare masih sangat sederhana dan umumnya adalah rumah penduduk biasa yang kamar-kamarnya di jadikan kost, kost sekamar rata-rata diisi 3-4 orang, kost model ini biasanya tarifnya mulai 100-200 rb/orang, di Kampung Inggris hanya sedikit kost yang bisa dibilang OK dan merupakan bangunan khusus untuk kost, untuk kost yang model ini sekamar biasanya disi 1 orang, 2 orang, dan maksimal 3 orang, biaya sekitar 150-500 rb/orang. Selain kost ada juga Asrama atau Camp, tempat tinggal ini mewajibkan penghuni mengunakan bahasa inggris, namun tidak semua camp menerapkan sistem wajib berbahasa inggis, sekamar di camp diisi 4-10 orang, hanya sedikit camp yang sekamar 2 atau 3 orang, yang pasti tidak ada camp yang sekamar sendiri, jika ingin sekamar sendiri di camp maka Anda harus membayar lebih mahal sesuai kapasitas kamar tersebut, jadi Anda harus pintar-pintar memilih camp yang sesuai dengan Anda (camp/asrama di Kampung Inggris kebanyakan mirip dengan kondisi di pondok pesantren, hanya sedikit camp yang tempatnya cukup nyaman), jika Anda menginginkan kenyamanan dan privasi maka sebaiknya pilih tempat tinggal kos.

Senin, 28 November 2011

BEBERAPA FAKTA TENTANG KAMPUNG INGGRIS PARE

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Ada banyak fakta unik tentang Kampung Inggris Pare, beberapa fakta tersebut adalah :
  1. Suasana perkampungan.
  2. Banyak pilihan program dan lembaga kursus.
  3. Banyak pilihan durasi dan periode masuk.
  4. Banyak fasilitas umum pendukung, seperti: warnet, konter, ATM, warung makan, laundry dll.
  5. Dekat Kota 
  6. Suasana belajar menyenangkan.  
  7. Biaya kursus dan biaya hidup relatif murah.
  8. Cepat dan mudah mendapatkan teman akrab.
  9. Sepeda ontel adalah kendaraan paling familiar.
  10. Banyak yang betah tinggal di Kampung Inggris Pare.
  11. Banyak pula yang menemukan jodoh.
  12. Staf pengajar/tutor 80% anak mudah (umur 20-30th).
  13. Banyak camp/asrama english area.
  14. Banyak julukan untuk Pare yang dikenal pusat kursus bahasa inggris, beberapa diantaranya : Kampung Inggris, Kampung inggris pare, kampoeng inggris, kampung bahasa, kampung kursus, kampung pare, kampung bahasa inggris dll..
  15. Kost sekamar rata-rata diisi 4 orang (ada yang sekamar 1 orang, 2 orang, 3 orang, 5 orang, 6 orang).
  16. Banyak persewaan sepeda.
  17. Loundry murah meriah (mulai Rp. 2.000, rata-rata Rp. 2.500)
  18. Ada beberapa jasa guide.
  19. Jam malam kost/asrama ada yang jam 21.00 dan ada yang 22.00 wib
  20. Semua kost terpisah antara putra dan putri.
  21. Selain kursus bahasa inggris ada pula kursus bahasa jepang, mandarin, arab, dan korea, ada juga kursus komputer, sempoa, mengemudi, bimbel dll..
Dan beberapa fakta lainnya..

Minggu, 20 November 2011

PERIODE MASUK KAMPUNG INGGRIS 25 NOVEMBER 2011

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Beberapa hari lagi memasuki tanggal 25 November 2011, yang mana akan banyak lembaga yang membuka kelas baru pada tanggal 25 November, periode masuk tanggal 25 adalah periode masuk non utama, karena sebagian besar lembaga kursus, khususnya lembaga-lembaga besar membuka kelas unggulannya hanya di tanggal 10 setiap bulannya dan tanggal 1 di bulan tertentu untuk lembaga yang hanya membuka kelas regular dengan minimal durasi belajar 3 bulan.

Mengamati suasana Kampung Inggris Pare setiap menjelang periode masuk selalu sangat menarik bagi Tim KampoengInggris.com, akan banyak di jumpai peserta kursus baru yang datang ke Kampung Inggris, selain peserta baru yang berdatangan tidak sedikit pula kami menjumpai peserta yang sudah selesai menimbah ilmu di Pare mudik meninggalkan Kampung Inggris dengan berat hati, kok berat hati?! "ya! karena kebanyakan mereka betah tinggal di Kampung Inggris Pare, pemandangan tangis-tangisan peserta yang mudik sudah biasa bagi kami".

Dari pantauan Tim KampoengInggris.com pada tanggal 19 November 2011 sudah terlihat banyak peserta baru yang datang, kebanyakan mereka masih dari pulau jawa, pengalaman KampoengInggris.com peserta kursus yang berasal dari luar pulau biasanya datang ke Pare sekitar tanggal 22-24 untuk yang masuk pada tanggal 25, mereka datang sudah menjelang tanggal masuk karena umumnya mereka mengunakan jasa reservasi/pendaftaran online serta jasa guide sehingga bisa datang dengan santai karena semua sudah diatur oleh perusahaan jasa yang mereka gunakan.

Bagi Kamu yang akan kursus di Kampung Inggris Pare pada periode masuk 25 November ini kami sarankan segera datang ke Pare, jangan terlalu dekat dengan tanggal masuk bagi kamu yang belum memperoleh kepastian tempat, karena kapasitas masing-masing lembaga kursus sangat terbatas, jika kesulitan atau tidak tahu sama sekali tentang Kampung Inggris kamu bisa mengunakan Jasa Pendaftaran dan Guide yang ada di Pare. Dalam menuju Pare sebaiknya bawa uang tunai secukupnya saja untuk transportasi, kamu bisa simpan uangmu di ATM untuk lebih amannya, di Pare sangat banyak fasilitas ATM yang bisa kamu pergunakan.


* Gabung di Facebook Kami www.facebook.com/pikip.tk dan di Twitter kami www.twitter.com/KampoengInggris

Jumat, 18 November 2011

KAMPUNG INGGRIS, kAMPOENG INGGRIS, KAMPUNG BAHASA, KAMPUNG BAHASA INGGRIS, KAMPUNG KURSUS

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Membaca judul artikel kali ini mungkin cukup aneh, tapi memang begitulah sebutan untuk beberapa Desa dan Dusun di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri yang terdapat sangat banyak lembaga kursus yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 lembaga kursus, di Pare
lembaga kursus khususnya lembaga kursus bahasa inggris tumbuh subur bagaikan jamur di musim hujan, siapapun tidak akan kesulitan mencari tempat untuk kursus bahasa inggris di tempat yang di sebut dengan Kampung Inggris / Kampoeng Inggris / Kampung Bahasa / Kampung Bahasa Inggris / Kampung Kursus / Kampung Pare ini.

Sejak puluhan tahun lalu Pare-Kediri telah di kenal sebagai pusatnya kursus bahasa inggris dengan biaya terjangkau, tidak hanya biaya kursus yang terjangkau namun juga biaya hidup yang meliputi biaya makan dan kost/asrama juga tergolong murah jika dibandingkan dengan kota lainnya. Meskipun seiring berjalannya waktu biaya hidup dan SPP pendidikan di beberapa lembaga kursus yang ada di Kampung Inggris Pare mengalami kenaikan.

Beberapa lembaga yang mengalami kenaikan umumnya adalah lembaga kursus yang dikelola oleh para pendatang yang umumnya lembaganya masih tergolong baru berdiri beberapa tahun yang lalu, namun untuk beberapa lembaga yang dikelola oleh penduduk lokal tidak banyak mengalami perubahan.

Meski kenaikan biaya pendidikan dan biaya hidup terjadi cukup signifikan namun popularitas Kampung Inggris semakin tinggi, ini terbukti dari semakin banyaknya peserta kursus yang berbondong-bondong datang ke Kampung Inggris Pare, bahkan saat menjelang liburan semua lembaga kursus di kampung inggris sampai tidak mampu menampung peserta kursus yang ingin mengisi liburan dengan belajar di Kampung Inggris, oleh karena itu jika Anda berencana ke Kampung Inggris pada saat musim liburan persiapkan segala sesuatunya dengan matang, pastikan Anda sudah mendapatkan tempat kursus dan kost/asrama saat datang ke Kampung Inggris. Nah waktu terdekat memasuki musim ramai di kampung inggris yaitu bulan Desember ini yang bertepatan dengan musim liburan semester sekolah & Kuliah.

Yuk segera siapkan diri dengan reservasi lembaga & program serta tempat tinggal dari sekarang!!!

Jumat, 21 Oktober 2011

PILIH - PILIH PROGRAM KURSUS DI KAMPUNG INGGRIS

Kampung Inggris (KampoengInggris.com), Banyaknya lembaga kursus yang menawarkan pelbagai program serta jenjang level program kursus ditambah dengan variasi durasi yang beraneka macam membuat calon peserta kursus terkadang binggung memilih program serta durasi yang ingin diambil, berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan ke PIKIP (Pusat Informasi Kampung Inggris Pare) baik itu melalui Telp, sms, email, dan forum di www.pare.co.id mengenai pilah-pilih durasi program kursus di
Kampung Inggris:

Sebaiknya mengambil Program 2 minggu, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau yang 1 tahun ?
Ada beberapa lembaga yang  secara khusus menyelenggarakan program paket dengan durasi pendidikan tertentu, misalkan BEC yang terkenal dengan program 6 bulannya, atau HEC seta EECC yang memiliki program 3 bulan, lembaga-lembaga tersebut dan yang setipe dengan lembaga tersebut memberikan program dengan durasi tertentu seperti yang sudah disebutkan diatas, itu adalah durasi minimumnya, artinya jika ingin tetep melanjutkan di lembaga tersebut masih ada program lainnya yang levelnya lebih tinggi, sebagai contohnya di BEC: setelah lulus menempuh program 6 bulan maka bisa melanjutkan ke level berikutnya yaitu program MS yang harus ditempuh dalam waktu 3 bulan. Program dengan tipe pendidikan berdurasi panjang ini mengajarkan dari level paling dasar sehingga cocok untuk Anda yang memang belum memiliki skil kemampuan bahasa inggris.

Lalu bagaimana jika Anda tidak memiliki waktu yang cukup lama untuk belajar bahasa inggris di Kampung Inggris?, Berikut jawabannya: Anda bisa kursus dengan memilih kursus di lembaga yang menyediakan program pendidikan berdurasi pendek, ada banyak lembaga yang menyediakan sitem pendidikan ini di Kampung Inggris. Yang perlu diperhatikan jika mengambil program ini maka Anda harus tahu dimana level kemampuan bahasa inggris Anda?, karena untuk program yang berdurasi 2 minggu atau 1 bulan memiliki level tertentu, mulai dari level dasar hingga kelas mahir, jadi Anda jangan salah pilih level, Anda bisa konsultasi dulu saat mendaftar untuk menentukan level, ada juga lembaga yang menerapkan test untuk menentukan level mana yang sesuai kemampuan Anda. Tipe program ini juga sangat cocok untuk Anda yang sudah memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang cukup sehingga kursus di Kampung Inggris hanya untuk memperdalam saja, karena Anda bebas memilih level yang cocok untuk kemampuan Anda dan tidak kembali belajar dari dasar seperti yang diterapkan oleh program yang tipe pendidikan berdurasi panjang yang mengajarkan bahasa inggris dari dasar.



* Forum Pare dan Kampung Inggris klik www.pare.co.id

Ads Todays

Ads Todays